Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Sabtu, 24 Juli 2010

Sabtu, 24 Juli 2010

cinta itu setia

Apakah Cinta Itu Setia
kulihat lelah di wajahmu setelah seharian aktifitas, kadang kau termenung, kadang juga kau kelihatan murung, entah mengapa kau tak seceria kemarin? mungkin pekerjaan atau ada sikapku yg membuatmu sedikit berubah! entahlah.
aku berusaha menyapamu sepenuh cinta di hati, memang aku tidaklah termasuk lelaki romantis, juga tidak terlalu santun untuk ucapan, namun hati ini tetap memiliki cinta dan kasih sayang yang memang menerapkannya tidaklah sama dengan yang lain. namun bukan berarti tak memiliki cinta.
lelah itu cukup lama ku pandangi, hati bertanya: "kenapa kau akhir-akhir ini sering murung?" juga tidak jarang kau selalu marah dan terdiam seribu bahasa.
ku coba mengadu pada diri ini di saat selingkuh di hening malam. ku terbangun meninggalkanmu menuju selingkuhanku, kubentang dan kuciumi selama Alloh kehendaki, kusujud dan kubasahi dengan air mata cinta. saat itu aku bisa melupakan cintaku di dunia. namun ku sadari aku adalah manusia yang penuh dengan limangan dosa,salah dan khilap. kadang hati juga tak bisa menerima kenyataan mumbuat hati gelisah
kini lelah itu berucap, namun bukan kata yg terlontar melainkan sikap diam, dan kadang bantingan pintu yg terdengar.
ya Alloh mungkin ini hikmah engkau mengujiku!
ku buka akunku ada posting blog dari teman yg kukenal lewat facebook, kubaca dan kuhayati, ternyata masih ada wanita setia, dan mengabdikan dirinya pada suaminya. mungkin itu hanya dalam tulisan namun kuyakini, bahwa itu memang ada.
aku berangan-angan seandainya itu orang yg menjadi pendampingku saat ini mungkin suasana takl seperti ini.
tapi inilah catatan yang tertulis untukku. aku patut mensyukurinya.
Terkadang sesuatu yg baik di mata manusia itu dan di baggakan, namun disisi Alloh itu adalah keburukan dan kehinaan. Sebaliknya sesuatu yg manusia benci ternyata itulah yang baik disi Alloh.
Cinta hanyalah bisa dirasakan nikmatnya ketida cinta itu kita sandarkan ke pada Alloh, karena cinta (mahabbah) tidaklah bersumber dari hati manusia semata.
Aku mulai menyadari sikapku selama ini, kurenungi perjalanan hidup ini sedikit mulai kutemui arti dari segala kejadian.
Ternyata ujian, nikmat, senag, susah juga bisa datang di saat yg bersamaan.